Selasa, Mei 27, 2014

Selamat Datang, Catatan

BY Unknown IN 34 comments


Selamat Datang di dunia maya. Disini, Kita bisa akan menuangkan waktu bersama untuk menjadikan kehidupan lebih berarti dengan menulis. Ya, menulis. Seperti biasa. Hanya beda media. Jika selama ini garis-garis kertas yang jadi hiasan, kini akan ada istilah-istilah baru yang tak perlu kamu hafal. Slider, dropdown, laman, sidebar, dan istilah-istilah lain yang terkadang membuatmu merinding.
-||~~||-
Sudah berapa lama tintamu kering? Mulai kapan ia menangis dalam wujud penamu, karena sama sekali tak tersentuh? Dan selama itulah, kamu seharusnya sadar bahwa akupun juga mencoba menguatkan diri agar tak terlihat lemah tanpamu. Tapi aku tak bisa. Dan salahnya, aku  tak tahu motif apa yang jadi dasar ingin hidup tanpamu. Takut ketergantungan? Salah satu alasan yang seharusnya tak pernah perlu untuk jadi piihan. Tapi nyatanya, selama ini kamu hanya bisa menikmati kesepian, begitu pula denganku. Dan berjalan dalam rentang waktu yang panjang. Terlalu lama untuk kerinduan yang bisa saja ditumpahkan kapanpun.
Aku tak sabar untuk kembali, menebus dosa dengan berubah lebih disiplin mengikat waktu. Banyak waktu yang seharusnya kamu punya hak untuk jadi opsi. Tapi faktanya, jarang terpilih. Aku tak tahu kenapa dan minta maaf untuk hal ini. Dan berusaha lebih sering untuk mengunjungimu dengan kata-kata lebih bermakna, meski tak panjang.
Mungkin ini –blog- bukan sarana paling sempurna untuk mengungkapkan cerita. Tapi kemana lagi aku akan mengajakmu menulis bila tidak disini. Ruang yang digunakan orang sekelas Gunawan Muhammad, Seno Gumira Ajidarma, Emha Ainun Nadjib,  Dewi Lestari, dan penulis lain untuk menuangkan tulisan panjang mereka, selain buku dan media masa.
Aku takut kamu bosan dengan buku-buku dan kertas yang terkadang berserakan. Maka aku ajak kamu menulis disini. Mungkin menulis terus menerus di kertas juga bukan ide baik. Sudah terlalu banyak pohon yang tumbang untuk memenuhi kebutuhan penulis.
Kamu tak akan bisa sebebas angin sebelum membuang hasratmu untuk mencapai sesuatu yang tak akan membuatmu berarti. Terlalu banyak keinginan yang tak penting. Dan menulis tak pernah dianggap sia-sia. Kini aku mungkin tak lagi bersama kalian, pena, bolpoin, kertas, buku. Tapi jiwa kalian untuk menyediakan ruang menulis tak pernah hilang. Ruang ini menjadi wakil untuk menyiratkan energy kepenulisan yang tertaut.
Selamat datang, selamat datang, kini akan ada tumpahan berarti di kanvas electric blog untuk meneteskan cerita, setetes demi setetes. Mencairkan kebekuan dalam otak. Menyejukkan jiwa yang kelu. Selamat datang, catatan. Beri arti untuk siapapun yang membacamu. Dan beri arti pada penulismu untuk menjadi baik, dan semakin baik setelah menuliskanmu.



“Lembutkan perasaanmu dengan cinta kepada sesama tanpa memandang siapa. Dan tuliskan apapun yang membatu agar mencair tanpa ada hasrat kebencian"
Zaidan Musthofa Alawy


27 Mei 2014